jenis jenis pajak penghasilan dan tarifnya

kromo

Jenis Pajak Penghasilan

Sebagai warga negara yang memiliki penghasilan, kita wajib membayar pajak penghasilan. Pajak penghasilan adalah pungutan yang dikenakan oleh negara terhadap penghasilan yang diperoleh oleh individu atau badan usaha. Ada beberapa jenis pajak penghasilan yang perlu kita ketahui, antara lain:

1. Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP)

Emoji: 🧑‍💼

Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan individu yang diperoleh dalam negeri maupun luar negeri. Tarif pajaknya berbeda-beda tergantung dari besaran penghasilan yang diterima.

#TRENDING  pajak kijang super

2. Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan)

Emoji: 🏢

Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh oleh badan usaha. Tarif pajaknya juga berbeda-beda tergantung dari besaran penghasilan yang diterima oleh badan usaha tersebut.

3. Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21)

Emoji: 💼

Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diterima oleh pegawai karyawan. PPh 21 dipotong langsung dari gaji atau penghasilan bulanan sebelum diterima oleh karyawan.

4. Pajak Penghasilan Pasal 22 (PPh 22)

Emoji: 📦

Pajak Penghasilan Pasal 22 (PPh 22) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh dari kegiatan impor barang. PPh 22 dikenakan pada saat barang tersebut diperoleh atau diterima di Indonesia.

5. Pajak Penghasilan Pasal 23 (PPh 23)

Emoji: 🏭

Pajak Penghasilan Pasal 23 (PPh 23) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh dari penggunaan atau sewa properti. Contohnya, jika Anda menyewakan rumah atau toko, maka Anda wajib membayar PPh 23.

6. Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh 25)

Emoji: 💵

Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh 25) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh dalam bentuk pembayaran atau penghasilan lainnya. PPh 25 umumnya dikenakan pada penghasilan yang bersifat periodik dan tidak memenuhi syarat untuk dipotong langsung pada sumbernya.

7. Pajak Penghasilan Pasal 26 (PPh 26)

Emoji: 🌍

#TRENDING  kantor pajak semarang timur

Pajak Penghasilan Pasal 26 (PPh 26) adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh oleh orang pribadi atau badan usaha yang berasal dari luar negeri. PPh 26 dikenakan pada saat penghasilan tersebut diterima di Indonesia.

Tarif Pajak Penghasilan

Tarif pajak penghasilan berbeda-beda tergantung dari jenis pajak yang dikenakan. Berikut adalah tarif pajak penghasilan untuk masing-masing jenis pajak:

Jenis Pajak Tarif
PPh OP 5% – 30%
PPh Badan 22%
PPh 21 5% – 30%
PPh 22 7,5%
PPh 23 4% – 10%
PPh 25 5% – 30%
PPh 26 20%

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apa itu pajak penghasilan?

Pajak penghasilan adalah pungutan yang dikenakan oleh negara terhadap penghasilan yang diperoleh oleh individu atau badan usaha.

2. Apa yang dimaksud dengan PPh OP?

PPh OP adalah pajak yang dikenakan terhadap penghasilan individu yang diperoleh dalam negeri maupun luar negeri.

3. Bagaimana tarif pajak PPh Badan?

Tarif pajak PPh Badan adalah 22% dari penghasilan yang diperoleh oleh badan usaha.

4. Apakah PPh 21 dipotong langsung dari gaji karyawan?

Ya, PPh 21 dipotong langsung dari gaji atau penghasilan bulanan sebelum diterima oleh karyawan.

5. Kapan PPh 22 dikenakan?

PPh 22 dikenakan pada saat barang hasil impor diperoleh atau diterima di Indonesia.

6. Siapa yang wajib membayar PPh 23?

Anda wajib membayar PPh 23 jika Anda menyewakan rumah atau toko.

7. Apakah PPh 26 hanya dikenakan pada penghasilan dari luar negeri?

Ya, PPh 26 dikenakan pada penghasilan yang diperoleh dari luar negeri yang diterima di Indonesia.

#TRENDING  faktur pajak sederhana

Kesimpulan

Dalam pembayaran pajak penghasilan, kita perlu memahami jenis-jenis pajak yang ada dan tarifnya. PPh OP, PPh Badan, PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPh 25, dan PPh 26 adalah beberapa jenis pajak penghasilan yang perlu kita ketahui. Tarif pajaknya berbeda-beda tergantung dari jenis pajak yang dikenakan.

Dalam melakukan pembayaran pajak, ada kelebihan dan kekurangan yang perlu diperhatikan. Kelebihannya adalah pajak penghasilan menjadi sumber pendapatan bagi negara untuk membiayai berbagai program pembangunan. Namun, kekurangannya adalah adanya beban finansial bagi individu atau badan usaha dalam membayar pajak.

Dalam kesimpulan ini, kami mendorong Anda untuk selalu mematuhi kewajiban membayar pajak penghasilan. Melakukan pembayaran pajak dengan tepat waktu dan sesuai ketentuan akan membantu membangun negara yang lebih baik.

Kata Penutup

Artikel ini telah menjelaskan tentang jenis-jenis pajak penghasilan dan tarifnya. Pajak penghasilan merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh individu dan badan usaha. Dengan memahami jenis pajak dan tarifnya, kita dapat mempersiapkan keuangan dengan lebih baik dan memastikan ketaatan terhadap peraturan perpajakan. Kami berharap artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan menjadi panduan dalam mengelola pajak penghasilan yang wajib dibayar.

Tags

Related Post